English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label sPoRtz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sPoRtz. Tampilkan semua postingan

Replika Motor Rossi Segera Banjiri Pasar


Anda penggemar berat pembalap Valentino Rossi? Bahkan Anda ingin membalap dengan motor milik Rossi? Tak perlu khawatir, sebentar lagi, niat Anda itu bakal terpenuhi. Bulan Juli mendatang, Yamaha segera memasarkan replika motor Valentino Rossi, YZF-R125. Namun, penjualan motor ini hanya terbatas di Inggris.

Replika motor Rossi ini model dan komposisi warnanya sama persis dengan Fiat Yamaha YZR-M1 yang selalu ditunggangi juara dunia MotoGP asal Italia itu. Saat ini, harga jual belum ditetapkan namun akan diumumkan Yamaha Inggris pada saat peluncuran. Tapi ada bocoran, motor itu diperkirakan akan dijual 2.999 poundsterling atau sekitar Rp 51 juta.

YZR-M1 termasuk motor berkekuatan 800 cc yang dikembangkan Yamaha untuk balapan MotoGP. Motor ini merupakan pengembangan dari Yamaha YZR500.

Selengkapnya --->

Stoner Kalah Gara-Gara Flu


BARCELONA - Casey Stoner terserang flu. Itulah sebabnya, pembalap Ducati ini gagal mempertahankan daya saing sepanjang lintasan Sirkuit de Catalunya, kemarin.

Kendati telah berusaha keras memacu GP9 melampaui daya pacu duo Yamaha Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sejak sesi latihan dan kualifikasi, Stoner tetap gagal. Kondisinya memburuk. Flunya makin parah dan menguliti daya tahan tubuhnya, terutama saat laga berlangsung.

"Saya sangat kecewa, karena semua berjalan lancar Jumat kemarin," sesal Stoner seperti dilansir autosport, Senin (15/6/2009), "saya sempat terjatuh, tapi kondisi motor tetap baik."

"Tapi kemudian performa motor memburuk. Pada hari Sabtu, GP9 kehilangan daya pacu bahkan tidak kompetitif," akunya kemudian.

Itulah sebabnya, menurut Stoner, tim langsung memperbaiki setelan untuk balapan keesokan harinya, Minggu (14/6/2009). Sayang, kesehatannya gagal pulih.

"Motor saya melambat. Belum lagi kondisi saya makin buruk tiap harinya, gara-gara flu. Tubuh saya sempat menggigil saat sesi pemanasan sebelum laga," lanjutnya, "saya sempat takut tidak mampu menyelesaikan balapan."

"Saya akui, saya hampir menyerah di tengah laga. Tapi, jika saya berhenti, lebih baik saya mati. Lalu saya putuskan terus berjuang dan merebut poin, apapun hasilnya," tandas Stoner.

Selengkapnya --->