English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label keSeHaTan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keSeHaTan. Tampilkan semua postingan

Tip Langsing Pascamelahirkan

SUPAYA tidak tampil "gendut" dan loyo setelah melahirkan, ternyata ada kiatnya. Berolahraga cukup dan mengurangi makanan berlemak selama kehamilan, akan menyebabkan ibu cepat langsing kembali sesudah melahirkan.

University of Pittsburgh Medical center telah melakukan tes terhadap 110 ibu hamil yang sebelum hamil mempunyai berat badan normal. Separuh di antaranya, diharuskan berjalan kaki selama 20 menit setiap hari, mengonsumsi susu rendah lemak dan makan makanan yang tidak mengandung lemak jenuh. Sementara, sebanyak 50 persen sisanya, tidak melakukan olahraga dan boleh makan sesukanya.

Hasilnya, sebanyak 67 persen golongan pertama, kembali ke berat badan semula, atau terjadi penambahan hanya sampai 5 kilogram pada bulan pertama sesudah kehamilan.

Sebaliknya, ibu-ibu dari golongan kedua, mengalami kenaikan di atas 7 kilogram dan selama berminggu-minggu berikutnya, tetap kepayahan menurunkan berat badan idealnya.

Selengkapnya --->

Filipina Umumkan Kasus Cluster Pertama Flu Babi

MANILA - Otoritas kesehatan Filipina melaporkan kasus cluster pertama flu babi di negara itu. Flu A(H1N1) menyebar di sebuah sekolah dasar di Pulau Luzon.

Flu menyebar secara lokal dan tanpa melibatkan warga dari daerah luar, seperti yang terjadi pada sebuah sekolah dasar di Hong Kong, pekan lalu.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu mengumumkan peningkatan status flu A(H1N1) menjadi fase enam atau pandemi. WHO Pengumuman itu disampaikan setelah ditemukannya kasus cluster di Hong Kong.

Kepala Pusat Epidemiology Nasional, Eric Tayag, mengatakan kasus "komunitas flu A(H1N1)" dipastikan pada hari Minggu kemarin setelah dikonformasi 11 siswa sekolah di daerah Hilera, Pulau Luzon, terjangkit virus itu.

"Kami sudah melakukan langkah pencegahan. Sekolah akan ditutup selama 10 hari," jelasnya, dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio lokal dan dikutip AFP, Senin (15/6/2009).

Belum jelas, selain siswa yang dinyatakan positif flu A(H1N1), ada berapa jumlah siswa lainnya yang dikarantina. Namun pejabat setempat melaporkan, ada 90 siswa di sekolah itu yang menunjukkan gejala flu.

Otoritas mengumumkan, sampai saat ini, sudah terjadi 147 kasus flu A(H1N1) di Filipina. Namun belum ada korban meninggal

Selengkapnya --->

Sentuhan Porselen untuk Gigi lebih Rapi


IRI dengan senyuman para selebriti Hollywood yang menawan? Seperti Katie Holmes, atau Matt Damon yang memiliki deretan gigi putih dan cemerlang.

Selain membuat seseorang terlihat lebih menarik, gigi yang putih dan rapi otomatis membuat penampilan terlihat lebih muda. Memutihkan gigi memiliki gigi bersih, rapi sempurna, tidak cukup hanya dengan perawatan biasa. Mengapa, faktor usia, kebiasaan merokok, minum teh dan kopi mengakibatkan perubahan warna dan kesehatan gigi, sehingga kecantikan gigi memudar. Otomatis, perubahan tersebut membuat percaya diri menurun terutama saat tersenyum. 

Berbagai cara dilakukan agar membuat gigi menjadi putih kembali, misalnya memutihkan gigi dengan pemutih yang sangat mudah dilakukan. Paling sering ditemui adalah dengan pasta gigi atau gel oles yang banyak dijual di pasaran. Namun, sifatnya yang tidak permanen dan perlu diulang dalam beberapa bulan kadang membuat hasil tidak maksimal. Kini tersedia pilihan lain untuk memperoleh gigi cemerlang tanpa perlu diulang (dalam jangka waktu tertentu), yakni dengan menggunakan teknik porcelain veneer.

Teknik ini adalah pelapisan porselen yang dicetak dan dibentuk sesuai gigi asli, kemudian ditempelkan pada permukaan gigi untuk mengoreksi bentuk dan warna gigi. '

'Hasilnya, gigi putih bersih dan mampu bertahan selama 15-20 tahun.Asal,gaya hidup harus tetap dijaga misalnya mengurangi mengonsumsi teh atau kopi. Sebenarnya diperbolehkan untuk mengonsumsinya, tapi kadarnya jangan berlebihan,'' papar drg Astrid Khatalia SpPros, prosthodontist dari Klinik spesialis gigi, Escalade di Gedung Menara Prima lantai 2, kawasan lingkar Mega Kuningan, Jakarta. 

Astrid menambahkan, teknik penyempurnaan gigi dengan veneer sebenarnya bukan hal baru. Hanya, dulu kurang populer karena informasi yang belum jelas dan kebutuhan pasien ke dokter gigi hanya saat sakit gigi. Namun sekarang, pasien sudah lebih tinggi kesadarannya akan perbaikan senyumnya. Perbaikan senyum bisa menambah kepercayaan diri, sehingga otomatis akan mengubah kehidupan sosial seseorang. 

''Kini, veneer dapat dilakukan tanpa menimbulkan rasa sakit dan ngilu. Dengan teknologi terkini, prosesnya lebih mudah dan bisa selesai hanya dalam dua kali kunjungan. Lapisan veneer dibuat begitu tipis, bahkan hampir menyamai ketipisan lensa kontak. Dengan anestesi, tidak ada lagi rasa sakit saat gigi dikikir, lagi pula pengikiran akan dilakukan seminimal mungkin hanya di lapisan email (lapisan terluar gigi),'' jelasnya sembari mengatakan bahwa jumlah pasien wanita dan pria sama banyaknya. 

Penggunaannya, urai Astrid, juga terasa nyaman di mulut, karena bentuknya yang tipis sehingga tidak mengganjal dan tidak perlu perawatan khusus. Penempelan veneer biasanya hanya diterapkan pada 6-10 gigi di sepanjang garis senyum. Jumlah lapisan veneer yang dibutuhkan disesuaikan dengan bentuk tarikan garis senyum pasien, makin lebar maka makin banyak yang dibutuhkan. Veneer bisa ditempelkan pada gigi bagian atas dan bawah. 

Lapisan veneer merupakan penyempurnaan bentuk dari gigi asli pasien. Pasien dapat memilih sendiri tingkat warna putih sesuai keinginannya. Karena prosesnya yang mudah dan aman tanpa efek samping, tidak heran bila dalam setahun terakhir di Amerika, senyum cemerlang dengan veneer menjadi booming di kalangan selebriti, kaum jetset, dan sosialita. 

Mitha, pengguna porcelain veneer, mengatakan bahwa kepercayaan dirinya bertambah setelah melakukan perawatan tersebut.

"Perawatan gigi dengan teknik veneer akan bertahan lama jika kita juga patuh terhadap aturannya, yakni mengurangi mengonsumsi kopi dan teh,'' imbuhnya.

Selengkapnya --->

Cara Cegah Hilangnya Penglihatan


PEMERIKSAAN kesehatan mata rutin minimal dua tahun sekali dapat membantu mencegah hilangnya penglihatan dan mendeteksi penyakit sistemik seperti diabetes. Sayang, banyak yang mengabaikannya.

Mata adalah jendela hati. Rasa sedih atau bahagia bisa berawal dari pandangan mata. Kita mengenal konsep indah, serasi, warna dan bentuk juga tak lepas dari peran indra penglihatan. Sayangnya, kebanyakan orang tidak mengindahkan anjuran memeriksakan kesehatan mata secara rutin minimal enam bulan sekali.

Jangankan melakukan pemeriksaan mata sebagai langkah pencegahan, mereka yang sudah memiliki gangguan penglihatan pun acapkali malas untuk berkunjung ke dokter. Hal ini juga terjadi di Amerika, seperti yang dilaporkan dalam sebuah survei terbaru di negara adidaya tersebut.

Berdasarkan survei yang dilakukan American Optometric Association, orang yang memakai kacamata ataupun lensa kontak terbilang cukup banyak, yakni 81 persen dari keseluruhan populasi. Ironisnya, 1 dari 5 orang mengaku sudah lebih dari dua tahun tidak berkunjung ke dokter mata.

Kondisi ini dapat memburuk, terutama pada mereka yang tidak menggunakan lensa pengoreksi (corrective lens), semisal pada masalah mata minus atau plus. Pada kelompok ini, 3 dari 5 orang mengaku belum melakukan uji penglihatan selama lebih dari dua tahun.

Para dokter meyakini hal tersebut disebabkan mayoritas gangguan penglihatan tampak tidak jelas dan karena orang umumnya tidak menjadwalkan kunjungan ke dokter mata sebagai sesuatu yang rutin.

"Ya, mungkin kita sibuk. Sebagian besar dari kita mungkin memiliki penglihatan yang bagus sehingga kita merasa baik-baik saja, tidak ada masalah apa pun. Kenyamanan inilah yang kerap membuat kita terlalu berpuas diri," ungkap ahli mata dari the University of California di San Francisco, Amerika, Dr Andrew Iwach, yang juga bertindak selaku juru bicara American Academy of Ophthalmology.

Survei yang dilakukan American Academy of Ophthalmology kian menguatkan asumsi tersebut. Hanya 28 persen orang yang disurvei yang merasa bahwa dirinya memiliki risiko terkena penyakit mata tertentu, dan hanya 23 persen yang menaruh perhatian akan kekhawatiran kehilangan penglihatan.

Ahli optometri dari Brainerd Minn, Dr Kerry Beebe, mengungkapkan, deteksi dini gangguan mata amatlah penting. Pasalnya, manakala seseorang menyadari dirinya telah kehilangan penglihatannya, biasanya sudah terlambat untuk mengejar kesempatan mendapatkan pengobatan.

Selama ini kebanyakan orang beralasan bahwa penglihatannya tidak bermasalah, mata tidak sakit dan terlihat baik-baik saja. "Mereka tidak menyadari bahwa banyak sekali penyakit mata yang tidak memunculkan gejala pada stadium awalnya," tandas Beebe yang juga seorang juru bicara di American Optometric Association.

Sebagai contoh adalah kasus hilangnya penglihatan pada penderita glaukoma, suatu penyakit yang merusak saraf optik (saraf mata) dan mengakibatkan penyempitan lapang pandang.

Umumnya penderita baru menyadari adanya blindspot (titik buta) saat kerusakan serabut saraf optik sudah parah. Bila seluruh serabut saraf rusak, kebutaan total tak terhindarkan.

"Bersamaan Anda menyadari bahwa ada sesuatu yang janggal, sesungguhnya telah terjadi penurunan fungsi penglihatan yang nyata yang dapat mengarah pada hilangnya penglihatan," kata Iwach. "Namun jika kita sigap menanganinya lebih awal, banyak hal yang masih bisa diselamatkan," imbuhnya seraya mengungkapkan bahwa pemeriksaan oleh dokter mata dapat membantu mendeteksi kemungkinan terjadinya gangguan mata tersebut.

"Mata adalah organ yang unik, di mana kami dapat melihat pembuluh darah, nadi dan saraf secara jelas, bahkan hingga ke bagian belakang mata dan saraf optik. Melalui pemeriksaan mata, kita juga dapat mengetahui kemungkinan adanya penyakit sistemik," tutur Iwach.

Ia mencontohkan, sejumlah gangguan mata dapat merupakan penanda awal dari diabetes. Dalam dunia kedokteran dikenal istilah retinopati diabetika, di mana pembuluh darah retina yang rusak akibat diabetes bisa mengalami kebocoran yang menyebabkan pembengkakan retina. Pada keadaan lebih lanjut bisa terjadi perdarahan dan pertumbuhan jaringan ikat di dalam bola mata. Jika dibiarkan atau tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan.

Sebagai langkah pencegahan, The American Optometric Association merekomendasikan orang dewasa untuk mengecek kondisi kesehatan mata setidaknya setiap dua tahun sekali. Ini penting dilakukan sekalipun tidak ada keluhan penglihatan apa pun. Sementara bayi dan anak-anak harus dicek kesehatan matanya pada usia 6 bulan, 3 tahun, sebelum masuk SD, dan selanjutnya setiap dua tahun sekali.

Survei yang dilakukan The American Optometric Association mengungkap bahwa 8 dari 10 anak tidak pernah mendapatkan pemeriksaan mata hingga menginjak usia setahun. "Orang tua mungkin melihatnya baik-baik saja, anaknya tidak mengeluh apa pun, jadi tidak masalah. Padahal, perlu diingat bahwa anak usia setahun belum memiliki acuan atau perbandingan objek apa saja yang seharusnya dapat mereka lihat. Jadi, kalaupun ada sesuatu yang salah, mereka tidak akan mengatakannya karena tidak tahu," papar Beebe.

Bagi Anda yang mulai menginjak usia 40, panduan terbaru dari the American Academy of Ophthalmology juga menyarankan kunjungan ke dokter spesialis mata (ahli opthalmology) setidaknya sekali.

Menurut Iwach, hasil konsultasi dan tes mata ini dapat mengungkapkan kemungkinan adanya faktor risiko gangguan penglihatan, terutama yang rentan dialami pada usia senja seperti halnya katarak.

Selengkapnya --->

Pilihlah Tempat Tidur yang Sesuai

Apakah Anda tahu bahwa rata-rata setiap orang menghabiskan waktu sepertiga dari hidupnya di tempat tidur? Anda seringkali tidak menyadari bahwa tempat tidur yang Anda gunakan sangat mempengaruhi punggung Anda. Tidak ada satu perabot pun di rumah yang digunakan dan dapat mempengaruhi kesehatan punggung Anda. Jadi pemilihan tempat tidur sangat esensial untuk kesehatan punggung Anda.

Tidur sangat penting untuk Anda. Kurang tidur dapat menyebabkan menurunnya kesehatan Anda dan meningkatnya nyeri pada punggung. Tulng punggung Anda telah bekerja keras seharian penuh dalam menopang beban tubuh. Istirahat sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas Anda sehari-hari. Permukaan tempat tidur yang tidak sesuai dapat secara tidak langsung menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari.

Tempat tidur yang sesuai dapat meningkatkan kualitas tidur Anda setiap malam. Tempat tidur tanpa alas yang sesuai dapat menyebabkan kelelahan otot dan terganggunya tidur Anda. Alas yang sesuai adalah yang sama dengan kesegarisan tulang punggung sewaktu Anda berdiri. Jika tubuh Anda dapat beristirahat pada posisi natural, maka otot-otot dapat beristirahat dengan maksimal.

Sewaktu membeli tempat tidur, ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan Anda. Antara lain: 
Tipe
Ada beberapa jenis dari tempat tidur. Seperti spring bed, busa, kasur air, dan kasur udara. Jenis yang paling sesuai adalah yang dapat memberikan Anda kenyamanan yang maksimal.
Pondasi
Tempat diletakkannya kasur juga merupakan bagian yang penting dalam pemilihan tempat tidur. Pondasi yang sesuai dengan kasur dapat memperlama usia dari kasur tersebut. Jadi, antara kasur dan pondasinya harus dipilih yang sesuai.
Kelembutan
Tidak sepenuhnya benar bahwa semakin lembut kasur, maka semakin bagus kasur tersebut. Kasur yang terlalu lembut tidak dapat menunjang secara rata berat tubuh Anda, cenderung hanya menunjang titik pada tubuh yang paling berat saat tidur. Sehingga otot-otot Anda malah tidak dapat beristirahat karena harus bekerja mencari posisi yang nyaman dan mempertahankannya.
Kenyamanan
Sewaktu membeli kasur, pastikan Anda mencobanya. Cobalah keseluruhan bagian dari kasur tersebut. Jika Anda tidur berpasangan, cobalah berbaring secara bersamaan. Pastikan luas tempat tidur cukup untuk berdua. Carilah kasur yang paling membuat tulang punggung Anda nyaman.
Ketahanan
Carilah material kasur yang dapat bertahan lama. Pastikan penjual mempunyai garansi jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada tempat tidur yang akan dibeli. Tempat tidur yang bagus adalah yang dapat bertahan 8-10 tahun.
Tanda-tanda bahwa Anda memerlukan kasur yang baru adalah:
Pada saat bangun pagi, Anda merasa lelah dan tidak nyaman atau bahkan sakit.
Kasur Anda terlihat usang atau sudah mulai berbunyi.
Anda merasa tempat tidur tidak membuat Anda merasa nyaman.

Posisi tidur sangat mempengaruhi kualitas tidur. Posisi tidur yang paling baik adalah dalam posisi miring, dengan menggunakan bantal atau guling di antara kedua kaki Anda. Jika Anda tidur terlentang, pastikan Anda meletakkan bantal di bawah lutut sehingga dapat menunjang kelengkungan alami dari tulang punggung. Tidur dalam posisi telungkup tidak baik karena dapat mengubah kelengkungan alami dari tulang punggung Anda, dan juga meningkatkan tekanan terhadap paru Anda.

Jadi, tempat tidur yang sesuai sangat berperan penting dalam kualitas tidur Anda. Dengan kualitas tidur yang baik, maka tubuh Anda akan terasa sagar dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Selamat beristirahat.


Selengkapnya --->